Jogja Culinary Festival 2020 Kembali Digelar, Catat Tanggalnya!

Wedang Kopi Prambanan – Jogja Culinary Festival akan kembali digelar pada 23-26 Januari 2020 di lapangan parkir Stadion Krida Mandala, Yogyakarta.

Tidak dapat dipungkiri kekhasan kuliner Jogja menjadi salah satu tombak pariwisata kota budaya ini. Dari gudeg hingga krecek, hidangan manis nan gurih tersebar di jalanan sekeliling kota. Tak hanya itu, harganya juga dikenal ramah di dompet.

Namun, di Jogja Culinary Festival, pengunjung dapat menyantap hidangan Jogja di satu tempat. Makanan asal daerah lain yang telah dimodernisasi turut tersedia di festival ini.

Sambil menikmati kuliner yang ada, pengunjung diiringi alunan musik akustik serta lantunan lagu dari musisi Dyah Novia.

Festival pun diramaikan degan lomba mewarnai bagi anak-anak, sehingga menjadikan acara ini sebagai salah satu destinasi untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Event ini bisa jadi list agenda menarik buat kamu yang memang pencandu kuliner. Ajak serta orang-orang terdekat kamu untuk memeriahkan event kuliner ini.

Puas icip-icip kuliner yang ada di event tersebut, kamu bisa lanjut jelajahi wisata Jogja yang begitu melimpah ruah, mulai dari wisata budaya, wisata alam, wisata sejarah, wisata pantai, wisata air terjun, wisata hiburan, wisata air, wisata edukasi, dan masih banyak berbagai jenis wisata lainnya.

Biar wisata kuliner kamu makin seru dan asik, ada beberapa tips berikut ini yang perlu kamu perhatikan. Simak ya.

1. Cari Referensi Kuliner dan Sesuaikan dengan Budget

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mencari referensi kuliner setempat yang sesuai dengan budget yang kamu miliki. Dengan menentukan budget makan per harinya, otomatis budget untuk makan akan lebih terkontrol. Kamu bisa mencari referensi kuliner lewat blog kuliner atau bertanya langsung pada teman atau keluarga yang sudah pernah ke tempat tersebut. Cari lokasi yang tidak terlalu jauh dari penginapan tempat kamu menginap agar tidak keluar biaya tambahan untuk transportasi.

2. Santap Kuliner di Pasar Tradisional

Untuk sarapan, kamu bisa bangun lebih pagi untuk sarapan di pasar tradisional karena biasanya saat pagi ada banyak makanan tradisional yang bisa kamu santap di pasar tradisional, mulai dari makanan yang mengenyangkan, minuman, hingga kue atau jajanan khas daerah tersebut. Tapi sebelumnya tanyakan terlebih dahulu kisaran harga yang biasanya ditawarkan kepada warga lokal agar nantinya kamu bisa menawar harga yang diberikan penjual kuliner.

3. Cari Food Court

Ketika jam makan siang sudah tiba, carilah food court terdekat seperti food court yang berlokasi di stasiun, terminal, pusat perbelanjaan, hingga kantor. Rata-rata harga food court jauh lebih murah dibanding kamu bersantap di restoran. Pilihan menu makanannya juga jauh lebih bervariasi. Jika kamu traveling ke luar negeri, carilah food court yang didatangi warga lokal dan pilih menu paket agar lebih murah. Menu paket biasanya sudah terdiri dari makanan, dessert atau buah, dan minuman.

4. Street Food Punya Harga Murah Tapi Rasanya Mewah

Tak menemukan food court? Tenang JB’ers, masih ada street food yang bisa kamu santap untuk makan siang. Meski sebagian besar street food kebanyakan menjual jajanan, tapi ada juga yang menjual kuliner yang mengenyangkan. Ketika kamu mencari street food, usahakan untuk melihat terlebih dahulu kebersihan lingkungan yang ada di sekitarnya, pedagangnya, serta alat-alat makanannya.

Bukan karena sok bersih, tapi hal ini hanya untuk berjaga-jaga agar kamu tidak sakit perut, apalagi sampai keracunan makanan. Selain itu, kamu harus memastikan terlebih dahulu harga yang ditawarkan karena banyak pedagang street food yang menaikkan harga kulinernya karena mereka tahu kalau kamu adalah wisatawan.

Itulah 4 tips kuliner murah yang harus kamu terapkan saat traveling. Tapi jangan lupa ya untuk selalu membudayakan bertanya harga terlebih dahulu sebelum memesan agar nantinya kamu bisa makan dengan tenang setelah memastikan berapa harga yang harus kamu bayar.

 

WhatsApp chat
%d bloggers like this: